![]() |
| Lutfi Sarif Hidayat, Direktur Civilization Analysis Forum (CAF) |
BANGKITPOS.COM, Masih mencuat ke publik, beberapa waktu lalu Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan adanya rencana memasukkan 5000 pucuk senjata illegal, yang mencatut nama Presiden. Hal ini disampaikan dihadapan para purnawirawan.
“Pernyataan Panglima ini perlu dibaca serius dan tidak main-main, sebab 5000 pucuk senjata itu banyak lho mas. Dalam kalkulasi mampu bangun lebih dari 5 bataliun pasukan. Kita juga bertanya-tanya benarkah situasi politik nasional sangat genting, sehingga ada pihak yang memasukkan senjata secara illegal?” ujar Direktur Civilizayion Analysis Forum (CAF) Lutfi Sarif Hidayat dilansir BERKIBAR NEWS Selasa, 03 Oktober 2017.
Dalam kondisi saat ini, lanjut Lutfi, mungkinkah Panglima TNI akan mengambil langkah langkah ekstra ordinary khususnya jika senjata senjata yang akan dimasukkan secara illegal memiliki dampak buruk bagi keutuhan negara. “Kita tunggu kelanjutannya,” imbuhnya.
Lutfi mengatakan bahwa masyarakat berharap transparansi dan kejujuran dalam kasus ini. “Ini sudah terlanjur memicu polemik, perlu diungkap ke publik kebenarannya,” tegasnya.
Lutfi menambahkan, apakah Panglima TNI bermanuver politik atau tidak, masyarakat selalu membutuhkan kehadiran militer yang selalu siap bela negara. [rdn]

COMMENTS