![]() |
| Fikri Zudiar Pengamat |
BANGKITPOS.COM, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
membantah informasi bahwa tarif tenaga listrik (TTL) di Indonesia merupakan
yang termahal di dunia.
Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana di Jakarta,
Selasa menjelaskan Tarif Tenaga Listrik (TTL) di Indonesia bukanlah yang
termahal di dunia, bahkan termasuk murah dan kompetitif untuk kawasan ASEAN.
Menyikapi masalah ini, pengamat politik Fikri Zudiar menyampaikan bahwa
kenyataannya banyak warga yang mengeluhkan membengkaknya biaya pembayaran tarif
listrik setiap bulannya akibat pencabutan subsidi tarif dasar listrik oleh
pemerintah pusat.
“Ini memprihatinkan ya. Indonesia dikenal sebagai negara kaya raya, dibalik
gencarnya ekspor migas dan batu bara, Indonesia malah mengalami krisis
listrik yang luar biasa. TTL terus dinaikkan karena harga listrik diserahkan
sepenuhnya kepada mekanisme pasar alias harga komersil.” Ujarnya kepada BANGKIT POS Jumat (11/8).
Fikri menegaskan masalah ini tentu saja sangat memberatkan
masyarakat, baik masyarakat umum maupun dunia industri. Alasan jika ada
yang mengatakan bahwa kenaikan TTL kali ini tidak berimbas pada orang
miskin karena tidak dikenakan kepada pelanggan rumah tangga dengan daya 900 vA
adalah sebuah kebohongan belaka.
“Justru yang paling merasakan akibat kenaikan TTL adalah orang-orang
miskin karena semakin rendahnya kemampuan mereka untuk mengakses barang dan
jasa.” Imbuhnya. [kin]

COMMENTS