![]() |
| Aziz Rahman |
BANGKITPOS.COM, Azis Rohman seorang pemerhati dunia remaja menuturkan bahaya hari ini adalah ancaman narkoba yang makin besar di kalangan remaja.
“Narkoba termasuk barang haram dan emang secara umum bakalan ngerusak akal orang yang mengkonsumsinya. Mereka akan lemah, hilang kepercayaan diri, dan bikin generasi muda jadi bodoh. Jadi bukan hanya merusak akal, tapi juga kesehatan tubuh,” ujar Azis kepada BANGKIT POS Selasa. 29 Agustus 2017.
Azis memberi contoh, para pengguna ekstasi dan kokain akan mengalami perubahan tingkah laku yang menjurus ke arah paranoid dan antisosial sebagai akibat rusaknya sel-sel syaraf otak. Akibatnya mereka dapat dengan mudah untuk melakukan tindak kriminal.
“Heroin atau putaw juga dapat menyebabkan kematian. Hal ini dikarenakan narkoba dapat menekan pusat pernafasan yang terletak di batang otak (depresi pusat pernafasan), pembengkakan (edema) paru-paru secara akut atau karena terjadi reaksi yang fatal (syok-anafilaktik), ” tuturnya.
Azis menambahkan heroin juga memiliki daya ketagihan yang tinggi (adiksi) sehingga si pengguna harus menambah dosis agar mereka memperoleh euphoria yang diharapkan.
“Namun cara-cara penanganan pemerintahan kapitalis yang selalu bersikap kompromistis yang udah ngabisin duit miliaran rupiah tanpa hasil yang nyata. Meski sudah nampak bahayanya miras, tetapi anehnya pemerintah nggak menutup pabriknya, ” tegasnya.
Azis mengulas, budaya tentang kebebasan memiliki harta merupakan dorongan kuat bagi para bandar dan mafia narkoba untuk tetap melakukan bisnis barang yang sangat merusak generasi anak manusia.
“Maraknya peredaran miras dan narkoba saat ini, membuktikan bahwa Kapitalisme memang memberi jalan buruk bagi umat manusia, ” pungkasnya. [jay]

COMMENTS