![]() |
| Ilustrasi |
BANGKITPOS.COM, NEW YORK - Harga minyak dunia berakhir bervariasi pada Kamis (Jumat pagi WIB). Pelemahan terjadi ketika para menteri dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), Rusia dan produsen lainnya dijadwalkan akan menggelar pertemuan di Wina pada Jumat pekan ini.
Pada pertemuan tersebut, para menteri tersebut akan mempertimbangkan untuk memperpanjang pemotongan produksi yang dimulai pada Januari. OPEC dan sekutu-sekutunya telah sepakat untuk mengurangi produksi sekitar 1,8 juta barel per hari sampai Maret 2018 dalam upaya untuk mengurangi kelebihan pasokan global.
Menteri Perminyakan Kuwait Essam al-Marzouq mengatakan bahwa kepatuhan terhadap penurunan produksi minyak OPEC “sangat baik” dan di atas 100%, menurut Reuters.
Banyak analis memperkirakan OPEC akan memperpanjang kesepakatan tersebut, mungkin sampai akhir tahun depan.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun tipis USD0,14 menjadi menetap di USD50,55 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November, bertambah USD0,14 menjadi ditutup pada USD56,43 per barel di London ICE Futures Exchange. [ak]
Banyak analis memperkirakan OPEC akan memperpanjang kesepakatan tersebut, mungkin sampai akhir tahun depan.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun tipis USD0,14 menjadi menetap di USD50,55 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November, bertambah USD0,14 menjadi ditutup pada USD56,43 per barel di London ICE Futures Exchange. [ak]

COMMENTS