![]() |
| Ari Naufal PKAD |
BANGKITPOS.COM, Stabilitas harga makanan adalah hal penting sekali bagi Indonesia sebagai negara yang penduduknya menghabiskan sebagian besar pendapatan mereka untuk membeli beras dan produk makanan lain.
Menanggapi hal ini kepada BANGKIT POS, Minggu (13/8) praktisi dari Pusat Kajian dan Analisis Data (PKAD) Ari Naufal mengungkapkan bahwa tekanan inflasi pada harga beras dapat memiliki konsekuensi serius bagi mereka yang miskin atau hampir miskin. Bahkan sebagian dari mereka yang hidup sedikit saja di atas garis kemiskinan bisa jatuh dalam kemiskinan penuh karena inflasi yang tinggi.
“Sektor pertanian salah satu sumber primer ekonomi di samping perindustrian, perdagangan, dan tenaga manusia (jasa). Dengan demikian pertanian merupakan salah satu pilar ekonomi yang apabila permasalahan pertanian tidak dapat dipecahkan, dapat menyebabkan goncangnya perekonomian negara, bahkan akan membuat suatu negara menjadi lemah dan berada dalam ketergantungan pada negara lain.” Ujarnya secara teoritik.
Ari menekankan penataan distribusi kekayaan oleh negara harus dilaksanakan dalam keseluruhan sistemnya, mulai dari penentuan kepemilikan harta kekayaan, pengelolaannya, dan juga pendistribusiannya bagi kepentingan rakyat.
“Jaminan kesejahteraan harus diwujudkan kepada seluruh masyarakat tanpa kecuali. Apalagi yang menyangkut kebutuhan vital, maka dalam pelaksanaannya negara tidak dibenarkan membuat kebijakan-kebijakan liberalistik, yang sudah tentu yang memberatkan rakyat.” Ujarnya. [han]

COMMENTS